MULTIINFORMASI.ID || AcehTamiang -
Sebanyak 200 santri dan tenaga pengajar Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Al Hidayah, Aceh Tamiang mengadakan doa bersama untuk kedamaian Aceh.
Doa bersama ini dalam menyambut Hari Damai Aceh (HAD) ke 21 dan dilangsungkan di PPIT Al Hidayah yang berada di Kampung Sidodadi, Kecamatan Kejuruanmuda, Aceh Tamiang.
“Tujuannya untuk menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan. Dan momennya tepat dengan peringatan Hari Damai Aceh,” kata Dede Nurjannata, pada Minggu (16/8/2026).
Dede merupakan bekas narapidana teroris Jamaah Islamiyah (JI) yang ditunjuk memimpin acara doa bersama ini. Doa bersama ini dipastikannya bukan sekadar seremoni, tapi menjadi refleksi tentang sebuah kata damai.
“Ini adalah ruang refleksi bagi kita semua, khususnya para santri sebagai generasi penerus bangsa, untuk menyadari betapa mahalnya harga sebuah perdamaian,” ujarnya.
Dede meyakinkan kalau PPIT Al Hidayah berkomitmen menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. Sebagai pembaga Pendidikan Islam, pihaknya juga menanamkan ajaran kedamaian, cinta kasih, dan saling menghargai.
“Tugas kita hari ini bukan lagi berjuang di medan konflik, melainkan berjuang merawat perdamaian dengan menjaga persatuan dan kesatuan di atas tanah Aceh. Kita ingin melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kokoh secara spiritual, dan menjadi pelopor dalam menjaga persaudaraan,” bebernya. (DJ)
Tags:
Berita/Pemkab

