MULTI INFORMASI

Raih Juara Umum, Yuyun Armia : Sulap Ikan Kambing-kambing Menjadi Rolade Kambing Dalica Aceh

MULTIINFORMASI.ID || Aceh Tamiang  - 

Kabupaten Aceh Tamiang berhasil menyabet gelar juara umum untuk kegiatan  lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Anjong Monmata, Banda Aceh. 

Seelah menyisihkan Kabupaten lainnya akhirnya Kabupaten Aceh Tamiang meraih beberapa Juara di tiga kategori menu lomba. Juara yang diraih pada ketiga kategori lomba yaitu, Juara 3 menu Keluarga, Juara 2 menu Balita dan Juara 2 menu Kudapan sehingga Kabupaten Aceh Tamiang berhak mengikuti ajang bergengsi ini ke tingkat nasional. 

Pada Lomba kali ini bahan dasar yang digunakan adalah Ikan kambing-kambing atau menurut beberapa daerah disebut sebagai ikan ayam-ayam, ikan etong, ikan jebong, ikan leubim dan ikan thok (dalam bahasa aceh) tangan koki terampil disulap menjadi menu sajian andalan  dalam kreasi Kabupaten Aceh Tamiang pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. Melalui menu “Rolade Kambing Dalica Aceh”, Ketua Forikan Kabupaten Aceh Tamiang, Yuyun Armia, bersama tim menghadirkan olahan ikan lokal dengan sentuhan kreatif yang tetap membawa identitas masyarakat Aceh Tamiang. 
Seperti diketahui ikan kambing-kambing ini mempunyai tekstur daging yang padat dan tebal, ikan ini banyak ditemui  diperairan laut yang dangkal. Ikan ini sering diolah dan disajikan dalam bentuk ikan bakar, sop ikan dan lainnya. 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Anjong Monmata pada Kamis (10/09/2026) mengusung tema “Kreasi Masakan Serba Ikan, Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas Menuju Aceh Carong”. Ajang ini menjadi ruang bagi perwakilan kabupaten/kota se-Aceh untuk berkreasi mengolah ikan menjadi sajian yang menarik, bergizi dan mudah diterapkan dalam menu keluarga. 

Kepada MULTIINFORMASI.ID Yuyun Armia mengatakan "Alhamdulillah, berkat kerja keras dan doa semua, Kabupaten Aceh Tamiang mendapat juara umum pada Lomba Masak Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 ini dan berhak mengikuti Lomba Masak di tingkat Nasional" ucap Yuyun. 

“Lomba ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan bahwa ikan lokal bisa diolah menjadi menu yang kreatif, lezat dan bergizi. Kita ingin memperkenalkan lebih banyak cara mengolah ikan, sehingga masyarakat punya pilihan menu yang beragam sekaligus mendorong semangat Gemarikan di keluarga,” kata Yuyun, kepada MULTIINFORMASI.ID Kamis (10/09/2026). 

Menurut Yuyun, keberagaman olahan ikan diharapkan dapat membuat konsumsi ikan semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga. Selain mendukung pemenuhan gizi, kreativitas mengolah hasil perikanan juga dapat membuka ruang bagi pengembangan kuliner berbasis bahan pangan lokal. 

“Harapannya, kreasi seperti ini tidak berhenti di perlombaan. Bisa diterapkan di rumah, membuat keluarga semakin gemar makan ikan, sekaligus menjadi inspirasi untuk mengembangkan usaha kuliner berbahan hasil perikanan lokal,” lanjutnya. 

Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni menu Keluarga, Menu Balita dan Menu Kudapan. 

Kabupaten Aceh Tamiang sendiri pada menu keluarga dengan menyajikan menu andalannya yaitu Rolade Kambing Dalica Aceh, selanjutnya ada menu balita usia 3-5 tahun, dengan sajian menunya Schotel Nila Saus Edamame, serta menu kudapan dengan menu Nila Chocolate Bonbon. Penggunaan ikan lokal dan bahan pangan daerah menjadi bagian penting dalam perlombaan, sekaligus mendorong inovasi kuliner dan pengenalan beragam cara mengolah ikan kepada masyarakat. 

Selain menu makanan, Kabupaten Aceh Tamiang juga menyajikan Minuman Magictea Telang sebagai minuman yang sangat bermanfaat bagi tubuh karna sebagaimana diketahui teh telang mempunyai kandungan antioksidan antosianin yang memberikan warna biru khas dan menawarkan berbagai khasiat untuk kesehatan tubuh. 

Melalui keikutsertaan ini, Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya membawa kreasi kuliner, tetapi juga memperkenalkan potensi hasil laut dan pangan lokal melalui sajian yang kreatif. Semangat tersebut diharapkan turut memperkuat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), sekaligus mendorong pemanfaatan hasil perikanan lokal sebagai bagian dari gizi keluarga dan peluang ekonomi masyarakat. (DJ)
SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
MULTI INFORMASI
SPONSOR