MULTIINFORMASI.ID || Aceh Tamiang -
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang terus berbenah guna memenuhi kebutuhan air masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang. Banjir bandang tahun 2025 lalu PDAM Tirta Tamiang banyak mengalami kerusakan baik di bagian pengolahan maupun jaringannya.
Seperti diketahui saat ini PDAM Tirta Tamiang sedang melakukan rehabilitasi secara menyeluruh baik pada sistem produksi maupun sistem distribusi.
Saat ini masih ada ribuan warga Kecamatan Karang Baru (sebahagian), Manyak Payed dan Kecamatan Sekerak belum menikmati air bersih disebabkan Pompa distribusi yang ada saat ini belum bisa beroperasi maksimal karena mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang dan tingkat kekeruhan air baku yang tinggi pasca banjir.
Direktur PDAM Tirta Tamiang melalui Kabag Teknik Rudi Herawadi kepada media mengatakan "saat ini khusus untuk sebahagian Kecamatan Karang Baru, Manyak Payed dan Kecamatan Sekerak belum dapat terealisasi, itu disebabkan karena kondisi air baku yang mengalami kekeruhan yang sangat tinggi sehingga kita belum dapat mengolah air secara maksimal dan ditambah lagi ada beberapa pompa yang mengalami kerusakan pada saat banjir kemarin" ucap Rudi pada Rabu (16/09/2026) di Karang Baru.
Rudi juga menjelaskan bahwa "seyogyanya untuk mengatasi air di wilayah sekerak perlu adanya vertical pump ukuran 5 liter/detik dikarenakan saat ini vertical pump tersebut masih dalam perbaikan jika sudah selesai insya allah secepatnya akan kita pasang agar masyarakat dapat terpenuhi kebutuhannya" katanya lagi.
"PDAM Tirta Tamiang juga sudah mengusulkan kepada Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Propinsi Aceh untuk melakukan rehap secara menyeluruh pada IPA Karang baru agar proses pengolahan air dapat berjalan maksimal dan PDAM Tirta Tamiang juga mengusulkan untuk membuat jaringan baru ke Kecamatan Sekerak melalui Kampung Menanggini dan usulan ini sudah kami lakukan sejak tiga bulan yang lalu", jelasnya lagi.
Daya Besar, Jangkauan Distribusi Bertambah
Instalasi Pengolahan Air Karang Baru terus berupaya melakukan perluasan jangkauan distribusi guna mencukupi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan salah satunya dengan meningkatkan jumlah produksinya.
"Mudah-mudahan dengan peningkatan kapasitas yang besar nantinya IPA Karang Baru dapat menjangkau wilayah yang lebih luas lagi" tambah Rudi.
Proses rehabilitasi pada PDAM Tirta Tamiang sendiri diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini dan insya allah pada awal tahun depan (2027) PDAM Tirta Tamiang dapat beroperasi normal dengan kapasitas 100 ltr/dtk. Dengan kapasitas seperti ini maka akan berdampak baik terhadap Kecamatan Manyak Payed, sebahagan Kecamatan Bendahara dan Kecamatan lainnya sebab air yang diproduksi telah bertambah dan tentunya dapat menjangkau ke wilayah atau Kecamatan yang selama ini belum tersuplay air PDAM.
"Kami berharap agar masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang dapat bersabar dan memaklumi keadaan saat ini yang terjadi di PDAM Tirta Tamiang, apalagi sekarang curah hujan semakin tinggi sehingga produksi air juga kurang baik hasilnya, itu semua dikarenakan PDAM Tirta Tamiang masih dalam proses perbaikan" harap Rudi. (DJ)
Tags:
Berita/Pemkab

