SORONG-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 2026 menanam sebanyak 11 papan nama jalan di Kelurahan Klablim, Distrik Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat identitas kewilayahan di kawasan perbatasan antara Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
Ketua Kelompok KKN Reguler UNAMIN Amos Kami, menyampaikan bahwa pemasangan papan nama jalan merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi program kerja selama masa KKN, tetapi diharapkan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Pemasangan 11 papan nama jalan ini merupakan bagian dari kontribusi kami selama melaksanakan KKN di Kelurahan Klablim. Kami berharap papan nama ini dapat membantu masyarakat dalam mengenali wilayah serta mempermudah akses menuju setiap lingkungan,” ujarnya.
Amos menjelaskan, pemasangan papan Nama jalan diantaranya jalan SD negeri 6 klablim, Jalan Pinang samping BKSD, Jalan Intimpura samping Pom, Jalan Osok Klablim, Jalan Srahwata, Jalan H. watem, jalan Petro Cina, Jalan kelapa 2 LR .1 dan LR.2, jalan lorong Ketapang, jalan Benih Unggul, serta Jalan Rambutan.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Klablim, Ica Teroce Ulimpa, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNAMIN yang telah melaksanakan program tersebut. Menurutnya, keberadaan papan nama jalan sangat membantu masyarakat dalam mengenali wilayah dan memperjelas identitas jalan di Kelurahan Klablim.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNAMIN yang telah membantu memasang papan nama jalan. Ini merupakan hal yang sederhana, tetapi manfaatnya besar bagi masyarakat, terutama dalam memberikan kejelasan nama dan lokasi jalan,” ungkapnya. Saat konfirmasi wartawan.
Ia berharap program yang dilakukan mahasiswa tidak berhenti pada pemasangan papan nama jalan, tetapi dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, ketertiban, dan fasilitas yang ada di lingkungan kelurahan.
Warga dari kelurahan klablim distrik klaurung kota Sorong Papua Barat Daya, menilai pemasangan papan nama jalan sangat membantu, khususnya bagi masyarakat yang baru tinggal di wilayah tersebut maupun orang dari luar yang ingin mencari alamat tertentu.
Masyarakat juga berharap papan nama jalan tersebut dapat dipelihara bersama sehingga tetap terlihat jelas dan tidak mudah rusak.
Dengan adanya 11 papan nama jalan tersebut, mahasiswa KKN UNAMIN berharap program ini dapat menjadi bagian kecil dari upaya memperkuat identitas wilayah Kelurahan Klablim sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemasangan 11 papan nama jalan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pendatang dalam mengenali lokasi dan akses jalan di wilayah Kelurahan Klablim. Selain itu, keberadaan papan nama jalan juga dinilai penting untuk mendukung penataan wilayah dan memperjelas identitas lingkungan.
Mahasiswa KKN reguler UNAMIN menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pemasangan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui program yang memiliki manfaat langsung dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Kelurahan Klablim di Distrik Klaurung, Kota Sorong, berada di Jl. Sorong-Klamono (kilometer 16 dan kilometer 17 Hingga kilometer 18), memiliki aktivitas masyarakat yang terus berkembang.
Karena itu, penamaan dan penandaan jalan menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung keteraturan serta memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai wilayah tempat tinggal mereka.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Reguler UNAMIN 2026 berharap 11 papan nama jalan yang telah dipasang dapat dirawat dan dimanfaatkan oleh masyarakat serta pemerintah setempat.
Langkah ini menunjukkan peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan lingkungan melalui kerja sama dengan masyarakat, khususnya dalam memperkuat identitas dan penataan kewilayahan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendukung penataan lingkungan serta pembangunan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Penulis : Eskop Wisabla

